Tampilkan postingan dengan label bahasa indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bahasa indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Januari 2014

Pengertian dan Fungsi Abstrak

A. Pengertian Abstrak

Pengertian umum abstrak merupakan penyajian singkat mengenai isi tulisan sehingga pada tulisan, ia menjadi bagian tersendiri. Abstrak berfungsi untuk menjelaskan secara singkat kepada pembaca.

Sedangkan pengertian khusus abstrak adalah sesuatu yang dilihat tidak mengacu kepada obyek atau peristiwa khusus. Abstraksi menyajikan secara simbolis atau secara konseptual serta secara imajinatif sesuaru yang tidak dialami secara langsung.

Jadi abstrak adalah kata yang menunjukan kepada sifat, keadaan dan kegiatan yang dilepas dari objek tertentu. Pemahaman akan pengertian abstrak sepertinya masih dianggap sebagai suatu yang sulit bahkan tak teraplikasi. Sebagaimana tertera di atas, suatu perikatan adalah suatu pengertian abstrak (dalam arti tidak dapat dilihat dengan mata), maka suatu perjanjian adalah suatu peristiwa atau kejadian yang konkret. Misalnya : Perjanjian jual beli

B. Fungsi Abstrak

Fungsi abstrak adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat perihal hasil penelitian yang telah dibuat. Uraian yang hanya satu halaman tersebut memudahkan abstrak dimasukkan dalam jaringan internet. Hal ini dimaksudkan memudahkan anda mengetahui hasil penelitian tanpa harus membaca keseluruhan penelitian yang berlembar lembar. Sehingga abstrak membantu anda dalam mencari referensi dalam penelitian yang anda cari.

Adanya abstrak akan menghindari tindakan plagiasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebuah penelitian akan terlindungi jika hanya abstraknya saja yang ditampilkan dan diperluas di internet.

Jumat, 20 Desember 2013

Satu Hari Keliling Indonesia


Cerpen :

            Indonesia adalah Negara yang sangat kaya akan budayanya, alamnya, bahasanya. Walau pun beragam bahasa, budaya, agama, suku dan ras tetapi tetap satu. Sebagaimana semboyan Negara kita Bhineka Tunggal Ika. Ketertarikan akan perbedaan budaya serta kekayaan dan keindahan alam mendorong siapa pun untuk dapat berkeliling Indonesia. Namun, mustahil rasanya berkeliling Indonesia dalam waktu satu hari, walaupun mungkin pasti akan membutuhkan banyak biaya serta persiapan yang harus dilakukan.
            Namum tak usah khawatir akan biaya yang besar untuk keliling Indonesia dalam satu hari. Itu dapat kita lakukan dengan mengunjungi Taman Mini Indonisia Indah (TMII). TMII adalah sebuah tempat yang hadirkan Indonesia dalam bentuk mini. semua budaya, adat dapat kita jumpai dalam satu hari saja.
            Saya beberapa minggu yang lalu mengunjungi TMII, dengan beberapa tujuan diantaranya untuk menlihat beragam budaya yang ada di Indonesia dan untuk hunting foto. saya tidak hanya sendirian, tetapi di temani oleh teman kelompok belajar fotografi, yang rata-rata berdomisili di Depok.  
Ada satu teman kami telah menyediakan 6 model sebagai subjek untuk di foto. 6 model tersebut terdiri dari dua model laki dengan berseragam adat dan budaya Papua, dua model perempuan dengan berseragam adat dan budaya Jawa, serta dua model perempuan dengan berseragam budaya Bali. Karena para model datang terlambat, mau tak mau kami menunggu sekitar 1 jam dan menunggu kembali selama satu jam untuk para model berdandan.
Kami semua sangat antusias ingin mendapatkan gambar yang bagus dari semua model, akan tetapi kami di bagi kelompok terlebih dahulu. kelompok dibagi menjadi tiga kelompok, kelompok pertama untuk mengambil gambar model Papua dengan latar belekang anjungan Papua. Kelopok ke dua untuk mengambil gambar model Jawa dengan latar belakang anjungan rumah adat Jawa Timur, dan saya masuk kelompok ke tiga yaitu untuk mengambil, gambar model Bali, dengan latar belakang anjungan pura Bali. Setelah 30 menit belangsung, ketiga kelompoktersebut saling bergantian model untuk mendapatkan gambar dari semua model.
Tidak  terasa waktu telah siang, 2 jam telah berlalu. Saatnya istirahat dan makan siang, semua teman – teman pecinta fotografi dan para model bersitirahat. Disela-sela istiraht kami saling berbagi cerita atas hasil jepretan foto mereka sambil makan nasi kotak yang disediakan panitia acara. Dari semua model yang ada saya paling senang mengambil gambar model adat Bali.
Setelah beristirahat, kami melanjutkan memotret situasi yang ada menangkap gambar dari keindahan yang tersedia. tujuan dari acara ini adalah untuk membah pengetahuan kita terhadap berbagai macam budaya yang ada di Indonesia selain itu kami memcoba untuk memperkenalkan kepada masyarakat akan kaya dan keidahan budaya Indonesia melalui sebuah foto.
Ini suatu pengalaman yang sangat berkesan bagi saya, salain menyalurkan hobi di bidang fotografi, saya juga mendapat pengetahuan baru bahwa Indonesia kaya akan budaya, adat istiadat, dan suku-suku bangsa. Memang rasanya tak cukup hanya melihat kekayaan budaya Indonesia dengan mengelilingi TMII saja, semoga suatu hari nanti saya dapat mengunjungi ke tempat aslinya. Amin.

Minggu, 10 November 2013

Orang Bilang Kau Mati, tapi Bagiku Kau Hidup

   Tema : sesuatu yang paling disayangi


     Dua tahun telah berlalu kita bersama, kau menemaniku disaat aku kesepian, disaat aku bosan, dan disaat kebutuhan mendesak datang. Orang tuaku yang menghadirkan dirimu kepadaku. Biarlah orang berkata kau besar, kau berat, kau lambat, kau mati atau apapun itu. Tapi menurutku kau kecil, kau hidup kau sangat bermafaat. Kau dapat bernyanyi dengan baik, menyajikan hiburan bagiku, dan dapat menyimpan apa saja.
   
    Wahai kau Laptop kesayangan ku, kau sangat berguna bagi ku. Disaat tugas kuliah menuntut untuk diselasaikan kau hadir membantuku, disaat aku bosan kau dapat menyajikan hiburan bagiku memainkan musik dan video, file-file yang begitu banyak kau dapat menyimpannya. Dikala ku butuh informasi, kau dapat menyajikan melalui koneksi internet. Apupun ku bisa lakukan bersamamu. 

    Ku harap kita selulu bersama, jangan ada hal apapun terjadi padamu yang ku tidak inginkan. Sampai ku tua nanti tetaplah kau menjadi manfaat, bagi diriku, anak-anak ku, cucu-cucuku dan orang lain. 




    

Kalimat Efektif

A. Pengertian Kalimat Efektif
Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan penutur/penulisnya secara tepat sehingga dapat dipahami oleh pendengar/pembaca secara tepat pula. Efektif dalam hal ini adalah ukuran kalimat yang memiliki kemampuan menimbulkan gagasan atau pikiran pada pendengar atau pembaca. Dengan kata lain, kalimat efektif  adalah kalimat yang dapat mewakili pikiran penulis atau pembicara secara tepat sehingga pendengar/pembaca dapat memahami pikiran tersebut dengan mudah, jelas dan lengkap seperti apa yang dimaksud oleh penulis atau pembicaranya.

B. Unsur-unsur  Kalimat Efektif
Unsur kalimat adalah fungsi sintaksis yang dalam buku-buku tata bahasa Indonesia lama lazim disebut jabatan kata dan kini disebut peran kata dalam kalimat, yaitu subjek (S), predikat (P), objek (O), pelengkap (Pel), dan keterangan (Ket). Kalimat bahasa Indonesia baku sekurang-kurangnya terdiri atas dua unsur, yakni subjek dan predikat. Unsur yang lain (objek, pelengkap, dan keterangan) dalam suatu kalimat dapat wajib hadir, tidak wajib hadir, atau wajib tidak hadir.

C. Ciri-ciri Kalimat Efektif
1. Memiliki kesatuan gagasan atau ide pokok
2. Menggunakan kata atau frase imbuhan yang memiliki kesamaan.
3. Tidak menggunakan kata-kata yang tidak perlu.
4. Memberikan penekanan pada bagian-bagian yang penting.

D. Kegunaan Kalimat Efektif
1. Kesepadanan
Yang dimaksud dengan kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. Kesepadanan kalimat ini diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.
2.  Keparalelan
Yang dimaksud dengan keparalelan adalah kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. Artinya, kalau bentuk pertama menggunakan nomina. Kalau bentuk pertama menggunakan verba, bentuk kedua juga menggunakan verba.
Contoh:
a.       Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara luwes.
b.      Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah kegiatan pengecatan tembok, memasang penerangan, pengujian sistem pembagian air, dan pengaturan tata ruang.
Kalimat (a) tidak mempunyai kesejajaran karena dua bentuk kata yang mewakili predikat terdiri dari bentuk yang berbeda, yaitu dibekukan dan kenaikan. Kalimat itu dapat diperbaiki dengan cara menyejajarkan kedua bentuk itu.
Harga minyak dibekukan atau dinaikkan secara luwes.
Kalimat (b) tidak memiliki kesejajaran karena kata yang menduduki predikat tidak sama bentuknya, yaitu kata pengecatan, memasang,pengujian, dan pengaturan.
3. Penghematan
Yang dimaksud penghematan dlam penggunaan kata, frase, atau bentuk lain  yang tidak perlu.
Contoh :
a). - Wanita itu memakai baju warna merah 
     - Wanita itu memakai baju merah
ket : penggunaan kata merah sudah mewakili warna.
b). - Besok Ibu akan pergi ke Jogja menggunakan mobil bus.
     - Besok Ibu akan ke Jogja menggunakan bus
Ket : penunjukan kalimat ke Jogja, kita tahu bahwa kalau ke Jogja pasti pergi. Bus adalah sejenis mobil.  

sumber referensi :
1. http://kalimatefektif2013.blogspot.com/
2. http://id.wikibooks.org/wiki/Bahasa_Indonesia/Kalimat#Kalimat_Efektif

Kalimat Diksi

A. Pengertian 
    Diksi, dalam arti aslinya dan pertama, merujuk pada pemilihan kata dan gaya ekspresi oleh penulis atau pembicara.  Arti kedua, arti "diksi" yang lebih umum digambarkan dengan enunsiasi kata, seni berbicara jelas sehingga setiap kata dapat didengar dan dipahami hingga kompleksitas dan ekstrimitas terjauhnya. Arti kedua ini membicarakan pengucapan dan intonasi, dari pada pemilihan kata dan gaya.

Diksi memiliki beberapa bagian: pendaftaran kata formal atau informal dalam konteks sosial adalah yang utama.
Analisis diksi secara literal menemukan bagaimana satu kalimat menghasilkan intonasi dan karakterisasi, contohnya penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan gerakan fisik menggambarkan karakter aktif, sementara penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan pikiran menggambarkan karakter yang introspektif. Diksi juga memiliki dampak terhadap pemilihan kata dan sintaks.

B. Kriteria Diksi

Pemakaian kata menbakup dua masalah pokok, yakni pertama, masalah ketepatan memiliki kata untuk mengungkapkan sebuah gagasan atau ide. Kedua, masalah kesesuaian atau kecocokan dalam mempergunakan= kata tersebut.
a). Kita harus bisa membedakan secara cermat kata-kata denitatif dan konotatif; bersinonim dan hampir bersinonim; kata-kata yang mirip dalam ejaannya, seperti :bawa-bawah, koorperasi-korporasi, interfensi-interferensi.
b). Hindari kata-kata ciptaan sendiri atau mengutip kata-kata orang terkenal yang belum diterima di masyarakat.
c).  Waspadalah dalam menggunaan kata-kata yang berakhiran asing atau bersufiks bahasa asing, seperti :Kultur-kultural, biologi-biologis, idiom-idiomatik, strategi-strategis, dan lain-lain

C. Macam - Macam Diksi

     a. Sinonimi adalah kata-kata yang memiliki makna yang sama.
       Contoh: - sayang bersinonim dengan kasih
                  -  wangi bersinonim dengan harus

     b. Antonimi adalah dua buah kata yang maknanya “dianggap” berlawanan.
        Contoh: - Bagus berantonim dengan jelek.
               Halus antonim dengan kasar 
               - Wangi antonim dengan bau
   
 C. Homonimi adalah dua buah kata atau lebih yang sama bentuknya tetapi maknanya berlainan.
      contoh : - Saya bisa datang jam 10. (mengungkapkan kesanggupan)
                  - Ular kobra memiliki bisa yang sangat mematikan. ( mengungkapkan racun
         
             D. Polisemi. adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu
                  Contoh: - Saya masih punya hubungan darah dengan keluarga Bu Rani (darah=kesaudaraan)
                              - Bulan depan saya akan pergi ke Jogja (menunjukan bulan pada kalendar)
                     Bulan sabit bersinar indah (menunjukan satelit bumi) 

Referensi : 
http://id.wikipedia.org/wiki/Diksi

Sabtu, 19 Oktober 2013

Kamera Oh Kamera

"Bang, disini jual kamera apa saja ya?" tanyaku pada seorang penjaga toko kamera.
"Disini jual berbagai macam kamera, ada yang kamera digital, kamera analog, bahkan replika kamera pun dijual sini." Jawab penjaga toko kamera"
"Wah keren ya". Sambil tersenyum aku menyatakannya.

"Memangnya lagi cari kamera apa dik?" tanya penjaga toko kamera"
"Aku lagi cari kamera yang bagus tapi tidak terlalu mahal harganya bang!" seruku dengan tersenyum lebar.
"Oh, begitu" dipergunkan untuk memfoto apa kameranya?" tanya penjaga toko kamera"
"Akan ku pergunakan untuk memfoto pemandangan, tumbuh-tumbuhan, bunga-bunga, satwa dan mendokumentasikan setiap momen-monen penting dan menarik.

Aku tidak sabar ingin memiliki sebuah kamera, karena aku sangat suka dunia fotografi, akan kua abadikan setiap kejadian menarik.

"Jadi, kamu mau pilih kamera yang mana, digital atau analog?' tanya penjaga toko kamera.
"Aku pilih kamera digital saja bang!" Jawabku semangat.
"Pilihan yang bagus" katanya.

Aku bertanya kepada penjaga tokon kamera, "harganya berapa bang".
"Dua juta rupiah saja cukup" Jawabnya singkat.

Aku kaget mendengar harga yang diucapkan oleh penjaga toko kamera, ternyata tidak semahal yang ku kira sebelumnya. Akhirnya aku membelinya dengan uang pas. Aku sangat senang bisa membeli kamera dengan harga yang cukup murah itu.

Tiba-tiba, "Sal, bangun !" suara ibu keras.
"Bangun, sudah siang!" sekali lagi ibu berteriak membangunkan ku.

Aku pun terbangun, ternyata aku sedang bermimpi. Kejadian di toko kamera dan membeli sebuah kamera, ternyata hanyah mimpi. Aku tersenyum sendirian.